herlangga juniarko

Powered By Blogger

Friday, April 30, 2021

Alkisah

aku dengar suara jauh dari dalam mikrofon. seperti ombak yang berulang-ulang memuntahkan diri. atau pertanyaan yang bergema sebelum akhirnya habis memakan kata-kata sendiri. jika kau anggap masa lalu sebagai bencana, apakah kau sanggup hidup di masa depan sebagai pengungsi?

seperti keraguan yang selalu gagal menjadi puisi. perihal yang selalu meminta dilengkapi dengan kemungkinan-kemungkinan.


Aan Mansyur
*diambil dari buku "Sebelum Sendiri"
** dalam bukunya, puisi ini masuk ke dalam sub judul ya Theory of Discoustic: A Remix
*** Theory of Discoustic adalah nama band folk dari Makassar. Empat puisi yang ada dalam sub judul ini (termasuk puisi di atas) adalah interpretasi bebas atas lagu-lagu berjudul sama dari mini album kedua mereka, Alkisah (2014).



Wednesday, March 17, 2021

Angin

Tidak pernah kusangka
Angin adalah seorang pria
Ia bisa bergairah
Melihat celana dalam
Dan hanya dalam waktu satu jam
Perempuan hamil tiba-tiba

Angin itu bisa lebih jantan
Dari Fiki Naki
Tanpa perlu belajar lima bahasa
Duduk di depan layar OME TV
Ia bisa menggagahi 
Dayana-Dayana
Tanpa ketahuan sama sekali

Seandainya mau, ia bisa bikin akun Youtube
Cheat Kode, dalam 1 hari lebih 1 juta Sub

Di sana, ia akan belajar 
menyebar kabar angin
Informasi-informasi yang susah dipercaya
Namun dipercaya

Sambil menunggu tahun 2024
Dan bikin merk mobil baru
Buatan anak negeri, tanpa pengenaan pajak
Jangan lupa bangun juga toko martabak.

Dengan begitu, ratusan juta kita
Akan punya pemimpin
Meski wujudnya tidak kelihatan


2021



Friday, March 5, 2021

Rumah Dinas

oleh: Riyan Nugraha

    
Matahari mulai meninggalkan peraduannya, hari yang begitu cerah pada awalnya sedikit demi sedikit mulai habis dikikis cahaya bulan yang siap menerangi malam. Apakah hal yang sama akan terjadi pada sekelompok orang-orang yang sangat luarbiasa ini? Sekumpulan laki-laki yang sangat menjaga tali kekerabatan yang baru dijalin sekitar setengah tahun yang lalu. 11 orang yang sangat supel dan sangat bersahabat, tentunya sangat kompak.
    Seperti sudah menjadi kebiasaan yang biasa dilakukan secara rutin, hari jum’at adalah hari olahraga dan orang-orang ini sangat bersemangat ketika hari tersebut karena sebuah kebiasaan serta ritual mereka setiap minggunya akan dilakukan. Segala aktivitas di hari itu akan dilakukan dengan maksimal oleh mereka di samping akan menyambut weekend juga karena sudah lelah dengan keseharian yang memeras otak.

    11 karakter serta sifat yang berbeda-beda akan berbaur satu sama lain seolah-olah menjadi satu paham.
    “Abis olahraga mau ngapain nih cuy?”

Sunday, January 3, 2021

Ketakterdugaan

:DN

/1/
Kita adalah ketakterdugaan
Bahkan saat aku ingin mengurai pertemuan kita,
Tak kutemui apapun selain tanya yang menggantung di udara,
Bahkan secarik peta buram yang membawamu kemari pun tak ada.

/2/
Kita adalah dua kutub yang berlainan
Kita kerap merayakan perbedaan-perbedaan,
entah kau hanya tertawa
atau kita menjelma kepala batu yang meyakini hal-hal yang kita anggap benar;
Tetapi katamu, dari begitu banyak hal yang berbeda,
kita masih punya—setidaknya satu
kesamaan kan?
Aku tersenyum saja.

/3/
Kita tak pernah selesai bercakap tentang langit,
senja, dan cuaca yang tak bisa kita terka
Percakapan kita terlalu tua
untuk malam-malam yang belum beranjak
di antara tegas matamu, aku menemukan kecemasan
Yang kausembunyikan dalam-dalam.
Tenanglah.
Kita masih punya sepasang doa—
yang semoga kelak tetap saling menjaga.


Cirebon, 01 Juni 2017



Thursday, December 31, 2020

Beberapa Puisi Dua Koma Tujuh Akhir Tahun

Gugur

Almarhum kalender bertanya:
Impianmu, apa gugur juga?

2020
———————

Unduh

Setelah berselancar, ingin rasanya mengunduh waktu
Ketakadaan

2020
———————

Sisa 

Sesalan kesalan meledak
Sisa kembang api. Gelap!

2020
———————

Kembang Api

Mari menyalakan kembang api*
Kau kembang. Aku api

31 Desember 2020
*Kata kembang api merupakan satu kata karena termasuk ke dalam kata majemuk

Herlangga Juniarko