herlangga juniarko

Powered By Blogger

Monday, June 11, 2018

Fried Chicken

Oleh: Hasta Indriyana

Sejenak, ia terdiam ketika pelayan bertanya
"Paha atau dada?"

Ia berdesir membayangkan empuk paha
Dan kenyal daging dada. Tapi itu biasa
Pikirnya. Ia tersipu melirik si embak

"Hati yang saya ingin."

Dengan tersenyum, pelayan berkata
"Hati adalah sebentuk daging yang lain
Tapi kami tidak menjual jeroan," terangnya

Ia pun pulang setelah muter-muter mencari
Tak ada yang menjual hati, sambil mendekap
Dada yang diyakininya tempat yang yang dicarinya
Bersarang

Sesampai rumah ia menyimpulkan dengan
Hati-hati bahwa hati sebagaimana jeroan
Pakaian yang dipakainya. Gampang asam
Dan sering-sering harus dicuci


Cimahi, 2016

*diambil dari antologi puisinya yang berjudul "Belajar Lucu dengan Serius"