herlangga juniarko

Powered By Blogger
Showing posts with label Putu Wijaya. Show all posts
Showing posts with label Putu Wijaya. Show all posts

Monday, July 1, 2013

MMK

oleh: Putu Wijaya


            SEORANG anak bertanya kepada neneknya:”Nenek,… itu apa?”Perempuan tua itu ternganga. Sebelum dia sempat membuka mulut, pertanyaan itu berkembang.
”Nenek punya … tidak?”Orang tua itu kontan shock. Tetapi cucunya terus juga bertanya.
”Sekarang Nenek punya berapa …?”Karena tak kuat menahan kekurangajaran itu, nenek itu langsung pergi meninggalkan cucunya. Ia mengungsi ke rumah tetangga. Ketika anak dan menantunya pulang, ia langsung melapor sambil menangis.
”Anakmu kurang ajar. Pengaruh film, televisi, pergaulan bebas, dan narkoba sudah membuat dia bejat. Ajari anakmu moral, jangan hanya dikasih duit! Mau jadi apa dia nanti kalau sudah besar? Setan?”Menantu nenek, ibu anak itu langsung mencari anaknya. Tanpa bertanya lagi anak itu langsung diberinya hukuman.
”Kamu sudah kurang ajar kepada nenek, mulai sekarang duit uang makan kamu dikurangi, sampai moral kamu lebih baik. Kamu harus belajar menghormati orang tua. Orang tua itu adalah asal muasal dan cikal bakal kamu, kamu sama sekali tidak boleh membuat orang tua marah. Sekali lagi kamu kurang ajar, ibu kirim kamu ke desa! Tidak usah membela diri!”Anak itu tidak berani menjawab. Tetapi ketika keadaan menjadi lebih tenang, dia menghampiri bapaknya, lalu kembali menanyakan pertanyaan yang belum terjawab itu.
”Pak, — itu apa?”Bapak anak itu terkejut. Cangklong yang sedang diisapnya sampai terlepas. Tetapi ia mencoba tenang, lalu menjawab dengan taktis diplomatis:
”Rambut adalah mahkota semua manusia. …. itu adalah mahkota wanita.