herlangga juniarko

Powered By Blogger

Wednesday, July 8, 2026

Telah Ia Jinakkan Liar Bola

TELAH ia jinakkan liar bola. Telah ia taklukkan lapar bola,
Dari tengah lapangan ia tendang keduanya jauh ke arah hutan.
"Selamat tinggal permainan," katanya dengan seringai kemenangan.

TELAH ia tanggalkan belenggu sepatu. Telah ia lucuti chaos kaus,
Sekarang saatnya mengusut kusut lutut, kembali belajar merangkak.
"Saatnya menggelar lapang hati sendiri, mengejar tanya bola sendiri."


Hasan Asphani
*diambil dari antologi "Telimpuh"


Sunday, June 28, 2026

Mata Pisau

mata pisau itu tak berkejap menatapmu; 
kau yang baru saja mengasahnya
berfikir: ia tajam untuk mengiris apel
yang tersedia di atas meja
sehabis makan malam;
ia berkilat ketika terbayang olehnya urat lehermu


1971
Sapardi Djoko Damono
*diambil dari antologi puisi "Hujan Bulan Juni"