herlangga juniarko

Powered By Blogger

Wednesday, July 8, 2026

Telah Ia Jinakkan Liar Bola

TELAH ia jinakkan liar bola. Telah ia taklukkan lapar bola,
Dari tengah lapangan ia tendang keduanya jauh ke arah hutan.
"Selamat tinggal permainan," katanya dengan seringai kemenangan.

TELAH ia tanggalkan belenggu sepatu. Telah ia lucuti chaos kaus,
Sekarang saatnya mengusut kusut lutut, kembali belajar merangkak.
"Saatnya menggelar lapang hati sendiri, mengejar tanya bola sendiri."


Hasan Asphani
*diambil dari antologi "Telimpuh"


Sunday, June 28, 2026

Mata Pisau

mata pisau itu tak berkejap menatapmu; 
kau yang baru saja mengasahnya
berfikir: ia tajam untuk mengiris apel
yang tersedia di atas meja
sehabis makan malam;
ia berkilat ketika terbayang olehnya urat lehermu


1971
Sapardi Djoko Damono
*diambil dari antologi puisi "Hujan Bulan Juni"


Saturday, December 27, 2025

Ulang Tahun Kali ini, Kita Buat Sederhana Saja⁣

:Hinata Hyuga⁣

Hei Hinata,
⁣Di ulang tahunmu kali ini, ⁣
mungkin kau merasa sedikit bingung⁣
Mengapa kau sendirian⁣
Di dalam pikiranku⁣
Tentu saja, karena aku tak membutuhkan apapun ⁣
kecuali kau⁣

Langit tersipu dan mewarna lavender⁣
Seperti matamu⁣
Ah, mengawali hari dengan sebuah senyumanmu⁣
Membuat kopi yang baru saja kuseduh menjadi terlalu manis⁣

Sejujurnya, aku tak ingin terlalu merayakan ulang tahunmu⁣
Karena sepanjang tahun,⁣
Seseorang telah menanam duka⁣
Di jalanan, gedung pertemuan, hingga belantara hutan ⁣
Dan akhir tahun ini, kesedihan membandang⁣
Bahkan ke dalam rumah⁣

Jadi kali ini, kita buat sederhana saja⁣
Cukup tiup api kecil⁣
Dan berdoa⁣
Semoga kembang api bisa bermekaran⁣
Di hati orang-orang yang patah hati⁣


27 Desember 2025
Herlangga Juniarko


Monday, November 24, 2025

Ciuman Berwarna Biru

Lelaki itu tak tahu
Untuk tiba pada sebuah ciuman
Tak perlu menyalakan gairah
Di antara belahan dadaku

Sebab bibir yang kadung gemetar
Tabiatnya memang menjalar
Seperti semak belukar garing
Yang fasih menciptakan percik api

Sebab cinta kadung basah
Dihujani dusta yang gagah
Dan benar kiranya jika diriku
Telah takluk sebelum ada peluk

Lelaki itu tak tahu
Ciuman adalah lorong gelap
Tak perlu mengatupkan mata
Agar yang fana jadi purna dan biru


Astrajingga Asmasubrata
*diambil dari antologi puisi "Ciuman Berwarna Biru"


Tuesday, March 18, 2025

Aku Ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


1989
Sapardi Djoko Damono
*diambil dari Antologi Puisi "Hujan Bulan Juni"